Mengetahui Pembagian Kasta dan Kebiasaan Rayap

Saat ini diperkirakan ada sekitar 2500 jenis rayap di seluruh dunia yang telah di identifikasi. Penyebaran rayap sangat berkaitan erat dengan suhu udara dan curah hujan. Rayap dapat hidup pada dataran rendah tropis. di Indonesia sendiri daerah penyebaran rayap ada di hampir setiap pulau dan sampai saat ini sudah ditemukan sekitar 200 jenis rayap di Indonesia.

Secara alamiah sesungguhnya rayap bukanlah musuh manusia, sebab rayap merupakan bagian dari salah satu siklus yang dapat menjaga keseimbangan alam, yaitu dengan secara biotik kayu yang dihancurkan oleh rayap akan menjadi unsur hara di dalam tanah. Akan tetapi, akibat adanya perubahan pada kondisi alam dan juga aktivitas manusia yang tidak menjaga lingkungannya, maka saat ini rayap menjadi musuh manusia yang merugikan.

Dalam kondisi yang ideal, dalam satu koloni rayap biasanya memiliki 60.000 ekor rayap pekerja akan dapat memakan kayu pinus dengan panjang 40 cm dan berukuran 2cm x 4cm sampai habis, dalam waktu  4-5 bulan. Hal inilah yang menyebabkan rayap dapat mengakibatkan struktur bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup besar hanya dalam waktu antara 3-8 tahun.

Sumber makanan rayap adalah makanan yang mengandung selulosa, seperti pohon, rumput, humus maupun jamur. Dengan mengetahui kesukaan rayap akan selulasa maka dalam memilih bahan bangunan serta dalam merencanakan konstruksi bangunan sebaiknya untuk tetap mengantisipasi akan akadanya bahaya rayap, salah satunya adalah dengan merekayasa kontruksi dari fondasi maupun dinding dan juga beton dengan baik, agar rayap tidak memiliki celah sedikitpun untuk menyerang bagian kusen pintu serta bahan kayu lainnya. Berikut penjelasan oleh tim jasa anti rayap semarang, harap disimak kasta dan kebiasaan-kebiasaan rayap :

 

Pembagian Kasta Rayap

Seperti yang telah kita ketahui, rayap merupakan salah satu serangga sosial yang selalu hidup dalam koloni. Dalam sebuah koloni rayap terdiri dari beberapa kasta, diantaranya adalah kasta reproduktif (sepasang ratu dan raja rayap), kasta pekerja dan yang terakhir kasta prajurit.

 

Kasta Reproduktif

Ciri-ciri dari kasta reproduktif dalam suatu koloni rayap adalah, terdiri dari satu ratu dan satu raja rayap yang bertugas untuk terus memperbanyak anggota dari koloni. Tidak seperti raja dalam koloni semut yang akan mati setelah membuahi ratu, raja dan ratu dalam koloni rayap hanya satu seumur hidup. Pada beberapa jenis rayap, ratu rayap dapat bertelur hingga 86 ribu setiap harinya dan ratu rayap ini bisa memiliki umur hingga 20 tahun, bahkan ada beberapa jenis rayap yang bisa bertahan hingga 30 tahun.

 

Kasta Pekerja

Ciri-ciri rayap dari kasta pekerja adalah, setiap individu dari kasta pekerja akan selalu telihat sibuk sepanjang hari. Hal ini di karenakan rayap kasta pekerja bertugas untuk mencari makanan dan juga memberi makanan kepada anggota koloni lainnya. Selain itu rayap pekerja juga merawat ratu dan menjaga telur-telurnya serta membangun dan memelihara sarang dan rayap pekerja ini juga bertugas untuk mengatur keseimbangan di dalam koloninya.

 

Kasta Prajurit

Rayap dari kasta prajurit bertugas untuk melindungi koloninya dari segala macam bahaya dan gangguan luar lainnya, terutama dari musuh alaminya. Biasanya jumlah rayap prajurit adalah sekitar 15 % dari banyaknya rayap pekerja.

Satu keturunan rayap biasanya selalu hidup hanya dalam satu kelompok yang biasa disebut dengan koloni dan memiliki pola hidup sosial. Terbentuknya satu koloni rayap biasanya dari sepasang laron betina dan laron jantan yang telah berhasil memperoleh habitat atau lingkungan yang cocok, yaitu tempat yang memiliki bahan selulosa untuk dijadikan sarang utama. Individu pertama dari koloni rayap adalah ratu yang meletakkan ribuan telur dan kemudian menetas hingga berkembang menjadi individu yang berbeda-beda bentuknya.

Dalam hidupnya, rayap merupakan binatang yang memiliki kebiasaan untuk mentransfer material, baik itu berupa makanan maupun senyawa kimia dan protozoa dalam koloni yang sama. Biasanya transfer material-material ini dilakukan melalui anus dan juga mulut. Rayap juga memiliki kebiasaan untuk mengembara dalam mencari makanan. Pengembaraan ini biasanya dilakukan oleh rayap pekerja secara terus menerus dan acak. Selain itu rayap juga memiliki kebiasaan untuk selalu berada di tempat yang gelap dan lembab, hal ini dikarenakan rayap sangat rentan terhadap cahaya, terutama dari sinar matahari.

Dalam perkembangan hidupnya, rayap juga mengalami perubahan bentuk yang biasa disebut dengan metamorfosis. Namun metamorfosis yang terjadi pada rayap adalah metaforfosis tidak sempurna. Siklus hidup rayap diawali dari berupa telur yang pada akhirnya menjadi nimfa atau rayap muda. Setelah itu nimfa akan menjadi individu-individu yang berbeda sesuai dengan kastanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*